Kesadaran akan kelestarian ekosistem air kini mulai merambah ke dunia olahraga prestasi dan rekreasi di wilayah Bekasi. Melalui sebuah gerakan kampanye yang inovatif, pengurus olahraga akuatik setempat mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap residu kimia yang tertinggal di kolam maupun perairan terbuka. Fokus utamanya adalah mengedukasi para Renang Outdoor mengenai dampak penggunaan produk pelindung matahari konvensional yang ternyata dapat merusak kualitas air dan mengganggu keseimbangan hayati jika digunakan secara masif di area terbuka.
Aktivitas Renang Outdoor di bawah terik matahari memang memerlukan perlindungan kulit yang ekstra untuk mencegah luka bakar atau risiko kesehatan jangka panjang lainnya. Namun, banyak produk pelindung yang beredar di pasaran mengandung zat seperti oksibenzon yang sulit terurai dan dapat mencemari lingkungan. Sebagai solusinya, masyarakat didorong untuk beralih ke produk sunblock yang menggunakan bahan dasar mineral dan sudah tersertifikasi aman bagi ekosistem. Langkah kecil ini dianggap sangat krusial mengingat tingginya frekuensi penggunaan fasilitas kolam outdoor oleh masyarakat Bekasi setiap harinya.
Istilah ramah lingkungan dalam konteks ini bukan sekadar jargon pemasaran, melainkan sebuah standar keamanan bagi air yang menjadi media utama olahraga ini. Air yang terkontaminasi bahan kimia berlebih tidak hanya merusak alat filter kolam, tetapi juga dapat menimbulkan reaksi alergi pada kulit sensitif perenang lainnya. Dalam sosialisasi ini, para atlet dan penghobi renang diajarkan cara membaca label kandungan produk sebelum membelinya. Kesadaran untuk menjaga kebersihan air dimulai dari apa yang kita tempelkan pada tubuh kita sendiri sebelum memutuskan untuk menceburkan diri ke dalam air.
Memasuki musim kompetisi dan rekreasi pada tahun 2026, tren gaya hidup hijau menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari visi olahraga di Bekasi. PRSI Bekasi ingin memastikan bahwa setiap kegiatan olahraga air yang diselenggarakan di wilayahnya memiliki jejak karbon dan dampak polusi yang seminimal mungkin. Selain edukasi produk, kampanye ini juga menekankan pentingnya mandi bilas dengan benar sebelum masuk kolam untuk mengurangi beban polutan organik. Sinergi antara perlindungan kesehatan pribadi dan pelestarian lingkungan adalah kunci utama dari pesan yang ingin disampaikan dalam gerakan ini.
